Investasi Properti di Jawa Tengah Masih Menjanjikan di Tahun 2022?
Geliat perekonomian masyarakat Jawa Tengah saat ini sudah mulai
beranjak naik setelah terpukul pada medio 2020 akibat pandemi covid-19.
Perlahan ekonomi di wilayah Jawa Tengah mengalami pertumbuhan yang menunjukkan
tren positif. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah mencatat
pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah Triwulan IV 2021 secara kumulatif mencapai 3,32
persen. Angka tersebut jauh lebih baik dari tahun sebelumnya yang terpuruk
-2,65 persen.
Dilansir dari https://jatengprov.go.id/,
Kepala BPS Provinsi Jawa Tengah, Adhi Wiriana menuturkan, dari sisi produksi,
menguatnya pertumbuhan ekonomi tersebut ditopang oleh tumbuh positifnya semua
sektor lapangan usaha, kecuali sektor administrasi pemerintah.
“Pertumbuhan tertinggi disumbang oleh sector industri konstruksi,
setelah pada tahun 2020 terkontraksi -3,76 persen,” ujarnya, dalam siaran
persnya secara virtual, Senin (7/2/2022). Artinya setelah sempat mengalami
kontraksi dan keterpurukan ditahun 2020 kini perekonomian Jawa Tengah mulai
bangkit.
Investasi Sektor Perumahan
Masih Menjanjikan
Tahun 2022 akan di proyeksikan cukup menarik karena investor asing
sudah menunjukkan ketertarikan dalam sektor perumahan. Menurut Steve Atherton
Direktur Pasar Modal dan Layanan Investasi Colliers Indonesia bahwa minat
berinvestasi di sektor perumahan diproyeksikan cukup tinggi sampai ahir tahun
2022.
“Ini tentu menjadi peluang bagi pemilik tanah untuk bermitra dengan
penyedia modal serta kesempatan emas bagi pengembang. Bahkan semakin banyak
investor asing yang tertarik untuk memasuki ruang ini," ujar Steve seperti
dilansir dari Kompas.com
Ditempat terpisah, Abdul Haris Habibi CEO Tamaland Indonesia,
developer properti dengan brand Cluster ‘The Ariston’ yang berlokasi di
Kabupaten Temanggung. Menyampaikan bahwa sektor perumahan masih memiliki
potensi dan peluang yang besar pada tahun 2022 sebagai pilihan instrumen investasi.
“Saat ini kami memiliki beberapa cluster dengan brand The Ariston
Premium Temanggung, The Ariston View, The Ariston Heritage Magelang dan The
Ariston di Semarang. Saat ini semua proyek kami masih proses pembangunan.”
“Jika berbicara pertumbuhan nilai investasi dimana saat ini nilai
pasar The Ariston Premium Temanggung type 70 berada diangka Rp. 700an juta,
sedangkan pembelian waktu itu ditahun 2015 masih dengan harga Rp. 400an juta.
Artinya ada pertumbuhan nilai investasi sekitar Rp. 40 jutaan tiap tahun” Tutur
abdul Haris Habibi di Kantor Tamaland Indonesia yang Jalan Tentara Pelajar No
2A, Temanggung.
Head Marketing & Branding Tamaland Indonesia, Aditya D. Sugiarso,
M.M, menambahkan bahwa investasi pada sektor properti dan perumahaan masih
sangat baik karena memiliki beberapa keunggulan diantaranya :
1.
Harga tanah dan rumah akan
terus mengalami pertumbuhan nilai investasi.
2.
Investasi perumahan memiliki
wujud yang nyata (Tangible asset).
3.
Investasi perumahan adalah longterm investement atau investasi
jangka panjang.
4.
Kebutuhan perumahan yang
semakin meningkat.
5.
Investasi perumahan bisa
sebagai tambahan pasif income.
Saat ini The Ariston telah memiliki empat cluster yang tersebar di
Temangung, Magelang dan Semarang. Harapan ke depan bahwa Tamaland Indonesia
akan terus mengembangkan cluster baru di berbagai kota di Indonesia.
Aditya D. Sugiarso, M.M
Head Marketing & Branding Tamaland Indonesia
Dilansir dari berbagai sumber
Komentar
Posting Komentar